Ocha WeBlog

Proud to be Moslemah Doctor- FK UIN Syarif Hidayatullah

Rasanya Pedess..!

on November 16, 2011

Pagi itu aku harus ijin meninggalkan kuliah di kampus karena harus ujian disalah satu RS yang menjadi mitra FK Universitas tempat aku kuliah. Saat itu adalah ujian praktek dan ujian lisan emergensi. Dari beberapa bagian yang turut serta menguji kami, aku dapat ujian neuroemergensi. Oh..no!! pengujinya dokter X. Padahal saat stase neuro sendiri dah terbebas dari dokter yang selalu bikin dag-dig dug,,dan kini harus bertemu lagi..Nasib..lalu pasrah?? Tidak,,tidak,,tidak! Usaha dulu donk..

Sedikit pembuka, sebelum aku menceritakan kejadian lucu saat melakukan pemeriksaan pasien..

Di salah satu RS tempatku ber-koass- ria itu,,hampir setiap hari aku selalu menyaksikan pasien bagian neuro yang masuk IGD. Entah itu karena stroke, kecelakaan motor (cedera kepala), pasien tidak sadar..pokoknya banyak lah..

Entah mengapa saat aku harus ujian praktek, dan aku harus memeriksa seorang pasien hanya ada 2 pasien yang bisa diperiksa dan sesuai (1 pasien untukku, 1 lagi buat temenku). Dan karena pasienku t’nyata sudah mendapatkan ruangan, mau gak mau aku harus mengikutinya sampai dipindahkan ke ruangan.

Dengan kondisi keterbatasan waktu karena dah terlalu siang saat memeriksa, semua ku coba se-express mungkin untuk mempersingkat waktu (jujur..neuro itu, paling banyak pemeriksaannya, paling panjang statusnya..ckckck)

Pasien yang aku periksa datang dengan stroke. Dan kulakukan lah ritual dalam pemeriksaan neurologi. Akhirnya sampailah pada pemeriksaan untuk menilai pengecapan.  Saat itu aku sudah mempersiapkan larutan gula dan larutan garam. Tau donk..masing2 rasanya gimana..

Dengan menggunakan cotton bud (yang baru pastinya..jangan dipikir yang dah dipake y,,cuiih..),,aku mulai meneteskan larutan gula ke ujung lidah pasien..

“pak,, ada rasanya gak?” Tanyaku

“iya, terasa..” jawab pasien tadi

“rasanya apa?” tanyaku lagi

“manis” jawabnya

Siip,,bagus buat pengecap manisnya

Lalu aku melanjutkan pemeriksaan dengan meneteskan larutan garam.

“pak,,ada rasanya gak? tanyaku

“terasa” jawab pasien

“rasanya apa?” tanyaku lagi

“pedes..” jawabnya

Haah..PEDEES..serius lo??!! (langsung bingung)…antara pengen ketawa sama bingung

Ajaib neh orang, dikasih garam rasanya pedes. Dikiranya kite ngasih rujak kalii..

Trus kejadian tadi aku ceritakan ke salah satu temenku, langsung dia ketawa.

Kata temenku “Aneh juga si, tapi mungkin sensasi kebakar kali dimulutnya, jadi berasa pedes.”

“tapi, meski gitu setidaknya tetep berasa juga donk rasa asinnya” balasku

Aaah…yasudahlah,,yang penting aku udah ujian..hahahaha..

Jangan sampe kepedesan lagi ya pak gara-gara makan garam..:P


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: