Ocha WeBlog

Proud to be Moslemah Doctor- FK UIN Syarif Hidayatullah

I’m proud of..


Tidak terasa hampir 1 tahun sudah aku melewati dunia per-koass-an (baca: ko assiten dokter). Padahal sedikit pesimis dulunya saat melewati masa-masa ini. Alhamdulillah satu masa telah terlewati (karena masih ada stase mayor yang pastinya lebih berat).

Senang,,pastinya. Meski nilai dari tiap stase belum keluar, tak apalah. Setidaknya sudah melewatinya, apapun hasilnya aku pasrahkan saja pada Allah. Masih ada 1 usaha lg, yaitu berdo’a memohon yang terbaik menurutNya.

Banyak hal yang dapat aku ambil pelajaran, tidak hanya materi kedokteran tapi juga pelajaran kehidupan. Bagaimana seorang dokter harus disiplin, berempati, dapat berkomunikasi efektif (ke konsulen, staf di rumah sakit, pasien, keluarga pasien). Jadi dokter itu harus serba bisa, bisa memotivasi, bisa jadi tempat curhat, menghibur pasien,dll.

Sebagai mahasiswa yang berasal dari kampus dengan notabene Islam didalamnya, maka ada hal lain yang dtuntut ada pada alumninya kelak. Ya..ada satu modul yang selalu diberikan,,yang tidak semua kampus dengan label Islam memilikinya. Hmm..modul Dokter Muslim.

Aku setuju dengan pendapat salah satu temanku. Dia menyebutkan sangat bersyukur berada di kampus UIN dan tidak di UI. Kenapa?? Padahal kan jelas,,UI lebih bagus dan lebih matang secara akademik jika dibandingkan dengan UIN yang baru ada satu lulusan. Tapi apa yang membuatnya bersyukur berada disini??

Jawaban temanku,,

  1. Kerjasama untuk kepanitraan kliniknya adalah salah satu rumah sakit umum di jaksel. Dimana akan banyak kasus yang dapat kita temui, dan kita dapat belajar langsung dari pasien tersebut.
  2. Ada modul Dokter Muslim,,dimana lulusan UIN nantinya dituntut menjadi seorang five stars doctor plus . Kenapa ada plusnya, karena seorang dokter Muslim harus beriman, bertaqwa dan dapat melakukan amar ma’ruf nahi mungkar (Da’i).

Mungkin banyak hal yang menjadi kekurangan dalam modul ini. Tapi seiring berjalannya waktu dengan segala perbaikan, aku yakin nantinya akan menjadi semakin baik sehingga kita semua dapat menjadi Dokter Muslim yang profesional, memegang teguh ajaran Islam dan menjadi dambaan Ummat..Amiin..

Ciputat, 20 November 2011

Advertisements
Leave a comment »

Welcome to the world,,


Melihat orang melahirkan bukanlah yang pertama bagiku, karena sebelumnya aku sudah pernah menyaksikannya saat di puskesmas. Namun, tetap saja terasa mengerikan buatku. Seorang ibu harus berjuang sekuat tenaga supaya berhasil melahirkan buah hatinya. Rasa sakit dan lelah harus ia lupakan demi dambaan hati. ‘Semoga saja segala usahamu itu tak sia-sia bu, lanjutkan dengan mendidiknya dengan sebaik mungkin sesuai dengan tuntunanNya. Meski ia hanya titipan dari Yang Maha Kuasa, kelak ia akan menjadi penolongmu ketika kau telah tiada. Itu jika kau ajari ia dengan DienNya!!’

Ada rasa bahagia ketika ada kelahiran, ketika orangtuamu mendengar suara tangismu. ‘selamat datang ke dunia, malaikat kecil’. [selamat datang di dunia yang fana]

Jangan kau anggap remeh dunia ini, tuntutlah orangtuamu untuk mengajarimu. Kau berhak atas itu, dan orangtuamu memiliki kewajiban itu. Sehingga kelak kau dapat mempersiapkan bekal untuk tabunganmu di akhirat kelak dan menjadi penolong bagi k Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Angkot’ Story


Sejak mulai koass,, aku jadi sering beinteraksi dengan angkutan yang satu ini,..

ya,,angkutan umum yang hampir tiap pagi mengantarku ke tempat tujuan.. angkot ‘angkutan kota’ demikian orang-orang menyebutnya.

Selama masa preklinik aku ngekost dekat dengan kampus jadi tak ada masalah bagiku ketika berangkat ke kampus, alias gak harus ngangkot,, hanya saja dengan berangkat terlalu dekat dengan jam masuk membuatku tetap membutuhkan kendaraan. Berhubung tidak memungkinkan dengan motor, akhirnyaku putuskan untuk naik sepeda ke kampus..itung2 go green lah, mengurangi polusi di Jakarta.. 🙂

Ketika anda tinggal di Jakarta [termasuk pinggirannya juga] bukanlah hal yang sulit untuk menemukan kendaraan yang satu ini. Dengan berbagai tujuan dan kemudahan aksesnya, angkutan ini menjadi pilihan beberapa orang, termasuk diriku.

Berbicara mengenai angkot, meski menjadi pengguna setia ne,,kadang ada beberapa hal yang membuatku kesal..

1. Suka ngetem, dengan kebiasaan yang satu ini harus banyak2 bersabar, apalagi kalo naik angkot yang masih kosong. beuuh..bisa lama nunggu buat jalannya.

2. Bikin macet,, menurut pengamatanku, angkutan yang satu ini kadang jadi penyebab kemacetan [meski gak semuanya kayak gitu] karena suka ngetem sembarangan. bisa-bisanya lho para sopir ini tenang padahal dibelakang angkot mereka dah banyak yang ngklakson & ngantri buat jalan.

3. Ngebut, nah kalo yang ini bukan hal yang aneh lagi. Giliran jalannya lancar dikit dah kebut-kebutan, saling mendahului antar angkot yang lain [dikiranya lagi balap mobil, gak inget apa ya kalo ada penumpang..ckckck]

4. Tarif, masalah yang satu ini kadang buat kesel juga, apalagi yang namanya angkot di ciputat, mending ngasih ongkosnya pake uang pas. soalnya kadang semena-mena, seharusnya masih ada kembalian kadang gak dikasih.

Entah kenapa agak berbeda dengan angkot waktu aku di Cisarua. Saat itu aku harus Koass di Cisarua berhubung temanku udah pulang duluan dengan mobilnya, akhirnya aku dan salah satu temenku yang lain pulang dengan angkutan umum. Dari depan RS itu aku dan temenku naik angkot sampai ciawi. saat itu temenku dah bilang untuk menyiapkan uang sejumlah Rp 4000,,ternyata pas turun masing dari kami hanya cukup membayar Rp 2500. wah..murah juga padahal jaraknya lebih jauh dari ciputat-fatmawati yang biasanya aku harus membayar Rp 3000-4000.

Dengan cukup seringnya naik angkutan ini, mulai diriku sedikit bisa mengenali kondisi2 yang harus dihadapi ketika naik angkot. Selama naik angkot, seringkali aku tertidur bersyukur aku selalu terbangun ketika hampir sampai tujuan..hehe..Iseng-iseng,,ternyata setelah kuperhatikanpengguna angkot terbanyak adalah para wanita….sedikit tips memilih angkot;

  1. Pastinya pilih angkot sesuai dengan tujuan kita
  2. Usahakan pilih angkot yang sudah ada penumpang sebelumnya, selain biar gak ngetem kan lebih tenang juga alo ada temen dalam 1 angkot
  3. Kalo dalam 1 angkot isinya cowok semua, mending cari angkot yang lain aja deh [mengkhawatirkan ‘ jangan-jangan itu komplotan pencopet’, waspada lebih baik kan..]
  4. Trus kalo di dalam angkot ada yang pura-pura sakit dan menarik perhatian kita,,waspada, jangan lengah. kadang-kadang itu hanya trik para pencoper untuk mengalihkan perhatian kita, sementara teman komplotannya telah bersiap mengambil barang berharga kita
  5. Usahakan untuk tidak memperlihatkan barang berharga yang kita bawa. Ongkos sebaiknya disiapkan dari awal di saku tas terluar
  6. Tidur boleh2 aja, asal tetep waspada dan yang terpenting jangan sampe kelewat tujuan kita.. 😀
  7. Jangan lupa Berdoa..

Semoga selamat sampai tujuan.. 🙂

Leave a comment »